Pentingnya membaca buku untuk anak usia dini

Apakah buku cerita itu penting bagi anak-anak? Tanyakan pada orang tua di sekitar kita. Jawabannya mungkin beragam, bukan? Ada orang tua yang tidak bosan membaca cerita yang sama kepada anak-anak mereka karena ini adalah cerita favorit anak. Beberapa membeli buku, tetapi biarkan anak-anak mereka membaca atau mencari sendiri. Ada juga yang tidak tahu kalau buku cerita itu sangat penting untuk anak usia dini.

Misalnya, dalam sebuah pertemuan, penulis bertemu seorang blogger, ibu dari seorang anak berusia 2 tahun. Sang ibu menceritakan sebuah kisah untuk membuat putranya bahagia, dia hanya meminjamkan putranya sebuah ponsel. Dia tidak pernah membacakan cerita untuk anak-anaknya, tetapi mengatakan bahwa anak-anaknya senang melihat beberapa foto di Instagram.

Ada semua jenis informasi di Internet, baik atau buruk. Tetapi sebanyak mungkin informasi di Internet tidak dapat menggantikan buku-buku bagus. Jadi buku yang bagus tidak bisa diganti.

Buku adalah jendela menuju dunia. Kami menerima banyak informasi berguna dari buku-buku. Kami mendapat banyak pengetahuan dari buku itu. Buku adalah sumber kegembiraan bagi segala usia. Buku itu menerangi.

Sebagai orang tua, apakah kita menggunakan buku untuk manfaat luar biasa? Sudahkah kita memperkenalkan buku untuk anak-anak kita? Jelas buku yang sesuai dengan usia Anda.

Manfaat buku anak usia dini.
Membaca buku untuk anak usia dini sangat penting. Berikut adalah keuntungan dari menyajikan buku untuk anak-anak kita:

Memperkenalkan buku anak-anak sejak usia dini akan membuat anak-anak terbiasa melihat buku sebagai sumber informasi yang menarik dan menyenangkan. Nanti dia akan terbiasa dan siap membaca setiap buku.
Ketika orang tua membaca buku anak-anak kepada anak-anak, mereka akan terbiasa menggunakan bahasa default. Ini memperluas kosakata anak. Anda akan belajar menggunakan bahasa dengan benar dan benar. Tentu, jika itu bacaan yang bagus.

Ketika anak-anak membaca buku, mereka akan merasakan kesenangan dan kehangatan karena dekat dengan orang tua mereka. Membaca buku anak-anak mengarah ke keintiman antara anak-anak dan orang tua. Reputasi diciptakan melalui kegiatan membaca bersama.

Buku yang bagus dan menarik bisa menjadi Penglipur-Lara untuk anak-anak. Membaca atau membaca buku juga meningkatkan pengetahuan anak-anak tentang lingkungan. Melalui cerita yang dilihat dan dibaca, imajinasi anak disempurnakan.

Dari buku dongeng, anak-anak belajar sesuatu tentang kehidupan. Anda akan tahu bahwa ada sukacita, kesedihan, kemarahan, dll. Tanpa disadari, mereka akan belajar memahami perasaan.

Anak-anak yang melihat orang tua mereka membaca banyak buku menjadi panutan, sehingga mereka aktif membaca buku. Tentu saja, orang tua yang sering membaca buku untuk anak-anak mereka memilih buku. Dengan cara ini, mereka dilatih untuk memilih buku-buku bagus dan belajar dunia membaca untuk anak-anak.

Menemani anak-anak membaca.
Ada banyak orang tua yang membeli buku cerita bagus untuk anak-anak mereka tetapi mengirimkannya kepada anak-anak untuk dibaca sendiri. Ini tentunya lebih baik daripada orang tua yang belum mengirimkan buku kepada anak-anak mereka.
Untuk anak usia 3 hingga 5 tahun, kehadiran orang tua sangat penting. Secara umum, anak-anak tidak dapat membaca pada usia ini. Tutor juga diperlukan untuk anak-anak yang lebih besar yang bisa membaca. Orang tua dapat berbicara dengan anak-anak mereka tentang cerita yang mereka baca bersama. Orang tua dapat menjelaskan hal-hal baru yang tidak dimengerti anak-anak mereka.
Penting juga untuk membaca buku sebelum membacanya atau mengirimkannya kepada anak. Pastikan buku itu bagus dan sesuai dengan usia anak.

Tunjukkan bahwa kami juga suka membaca.
Hampir semua orang tua tahu bahwa banyak membaca baik untuk anak-anak mereka. Mereka juga meminta anak-anak mereka membaca. Namun minat membaca tentu tidak akan datang dengan sendirinya. Hal ini diperlukan untuk melakukan upaya terus menerus agar kebiasaan tersebut muncul. Bunga harus dibaca oleh keluarga.

Orang tua dapat mengatur dan membatasi ketika anak-anak menonton TV, bermain game atau menggunakan perangkat. Jadi kita dapat meningkatkan minat anak-anak dalam membaca dan membiasakan diri dengannya. Untuk menjaga anak-anak yang suka membaca, anak-anak sering harus menyukai orang tua mereka dan membaca. Jika kita dapat menunjukkan bahwa membaca itu menyenangkan, anak-anak akan perlahan-lahan mengikuti kebiasaan membaca kita. Minat membaca di rumah semakin meningkat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *